Close

Pembagian Jenis Herba



            Menurut pandangan Perubatan Jawi tanaman obat (herba) diklasifikasikan berdasarkan cita rasa dan sifat herba mengikuti tujuan pengobatan, yaitu12:
1.    Herba Pahit
    Adalah herba yang melakukan proses detoksifikasi (penghilangan racun) terutama di hati. Contoh herba pahit adalah pohon Empedu Bumi (Endrogapis paniculata). Herba pahit perlu disinergikan dengan herba yang mempunyai sifat melawaskan atau melancarkan pembuangan air besar. Bagi pasien penderita buah pinggang (ginjal) yang telah menggunakan mesin hemodilisis perlu hati-hati menggunakan herba jenis ini, karena kesan herba ini akan menjadikan darah beku dalam mesin sewaktu proses pencucian dilakukan. Pengambilan herba pahit yang berlebihan dapat mengakibatkan kulit kehilangan rasa (baal).
2.    Herba Dingin (sejuk)
    Yaitu  herba yang bisa membuang haba (suhu tubuh) yang berlebihan dalam badan. Biasanya herba-herba ini akan mengeluarkan panas melalui urin (air kencing). Tindakan ini disebut diuretic. Dengan mengeluarkan air seni (urin), haba (suhu) dalam tubuh akan distabilkan.
    Setiap herba diuretik bersifat antihipertensi (menurunkan tekanan darah tinggi) dan memberi kesan anti piuretik (penurun panas), anti peradangan (anti inflamasi) dan anti kanker.
    Ciri-ciri herba diuretik antara lain; monokotil (berbiji tunggal), akar serabut, berduri (semakin halus duri semakin kuat kesan anti kankernya). Contoh: Ilalang (Imperata cylindrical), Tongkat Ali (Eurycoma longifolia), Mempelas, Bayam Duri, Petai, Jering, Belimbing (Averrhoa bilimbi), Kopi, dll.
            Herba diuretik sering digunakan untuk memecah batu karang, membersihkan (filter) ginjal, demam panas, menurunkan kadar gula dalam darah (jika mengandung β-sitosterol dan stigma sterol, seperti pada akar Ilalang), dll.
            Pengambilan (konsumsi) herba diuretik harus disertai dengan minum air yang banyak, jika tidak, dapat mengakibatkan terjadinya dehidrasi (kekurangan air dalam tubuh).
3.    Herba Panas
    Yaitu herba yang diberikan kepada penderita penyakit (pasien) yang bersifat sejuk (dingin). Kebanyakan herba panas berasal dari jenis herba yang mempunyai minyak meruap atau minyak asiri (Cinnamomum iners / Teja). Gejala sejuk atau dingin sering dihubungkan dengan masalah angin dalam tubuh.
4.    Herba Pelawas.
    Yaitu herba yang berfungsi melancarkan atau melawaskan proses pembuangan tinja (buang air besar). Salah satu fokus pengambilan herba adalah menghilangkan keracunan di dalam gastro usus. Sembelit salah satu implikasi dari adanya toksin dalam tubuh. Mencret (diare) juga menunjukkan adanya toksin yang terlalu tinggi. Penggunaan serat seperti selulosa atau fiber, pektin, morindin dalam Mengkudu (Morinda citrifolia) sangat membantu menyelesaikan banyak masalah seperti darah tinggi, sembelit, wasir, kanker, apendisitis, jantung, stroke, penyakit pembuluh darah, obesitas dan penyakit-penyakit usus seperti divertikulitis13, kencing manis (Diabetes Mellitus), dan sebagainya.