Close

Download eBook Hadits Fathul Baari – Syarah Shahih Bukhari

 

Kitab Fathul Bari

Kitab ini adalah salah satu karya monumental Ibnu Hajar, yang merupakan syarah (penjelasan) dari kitab yang juga merupakan salah satu rujukan penting bagi para ulama dalam membahas suatu permasalahan hukum, yakni Shoheh Bukhori, karya Imam Bukhori. bagi anda yang ingin mengoleksinya silahkan download dengan cuma-cuma alias gratis dengan klik
disini, atau klik link:


Fathul Bari Jilid 1 http://adf.ly/5LNnd
Fathul Bari Jilid 2 http://adf.ly/5LNpg
Fathul Bari Jilid 3 http://adf.ly/5LNue
Fathul Bari Jilid 4 http://adf.ly/5LNue
Fathul Bari Jilid 5 http://adf.ly/5LNzV
Fathul Bari Jilid 6 http://adf.ly/5LO0Y
Fathul Bari Jilid 7 http://adf.ly/5LO1L
Fathul Bari Jilid 8 http://adf.ly/5LO2t

Madu dan Penggunaannya dalam Pengobatan


Madu dan Penggunaannya dalam Pengobatan
a.    Sebagai makanan bayi
    Dewasa ini banyak ibu yang tidak mampu menyusui bayi mereka dengan baik. Oleh karena itu untuk pemenuhan air susu sebagai bahan makanan, dilakukan penggantian dengan menggunakan susu sapi yang telah ditambah pemanis. Gula yang paling sering dipakai adalah glukosa dan dextromaltosa. Hal ini dapat menyebabkan permasalahan pada pencernaan bayi yang masih belum sempurna.
    Madu adalah pemanis yang paling terkenal. Sebagian besar bayi dapat menerima dan selain sebagai tambahan pemanis, madu juga mengandung mineral, protein, daya antiseptik, laksatif ringan dan aroma yang enak.
        Penelitian yang dilakukan oleh Dr. Haycak dan Dr. M.C. Tanquary dari Universitas Minnesota dan Dr. Schultz dari Bagian Anak Universitas Chicago, menyatakan bahwa madu diserap lebih cepat dari berbagai jenis gula yang lain. Madu lebih mudah diserap karena adanya dextrosa, sedangkan levulosa menjadi sesuatu yang lebih lambat diserap dan lambat masuk peredaran darah, sehingga mampu menjaga kadar gula darah.
b.    Penahan eneuresis (ngompol)
        Madu dengan sifat hidroskopisnya mampu untuk melakukan penyerapan dan pengentalan uap lembab udara. Levulosa  dalam madu dapat menarik uap gula manapun dengan kuat. Hal ini juga berlaku bagi penyerapan dan pengentalan air di dalam tubuh, sehingga dapat menahan ngompol.
c.    Influenza dan selesma
        Khasiat vitamin C adalah mempercepat pertumbuhan sel dan membantu melepaskan energi dalam melakukan gerakan. Madu akan membantu tubuh dalam penyiapan energi. Pada masa sekarang, madu digunakan untuk mengobati pasien yang batuk dengan menggunakan uapnya yang akan menembus ke segala penjuru system pernapasan yang akan mematikan kuman yang menyebabkan batuk, influenza dan selesma.
d.    Pengobatan TBC
    Zat yang ada diserum membantu tubuh untuk melakukan regenerasi sel, terutama kandungan mineralnya seperti magnesium, yodium, dan ferrum.
e.    Penanganan sakit jantung
    Dr. G. Thomas menyatakan dalam majalah Lauset di Inggris: “Madu mempunyai pengaruh yang patut diperhatikan dalam memberi kelancaran kerja jantung dan memberi kekuatan kepada pasien yang kehilangan energi setelah serangan jantung. Madu juga berfungsi meredakan ketegangan saraf dan memudahkan tidur.”
    DR. Hj. Jamnul Azhar bin Hj. Mulkan mengemukakan ada 40 jenis penyakit yang bisa disembuhkan (diobati) dengan madu. Berikut jenis-jenis penyakit yang diobati oleh madu tersebut:

1.   Anorexia nervosa      21. Mengobati anemia
2.   Menghilangkan kelebihan kahak    22. Mengobati Crohn’s Disease
3.   Cepat menyembuhkan luka    23. Mengobati Ulserative Collitis
4.   Pelembut kulit    24. Mengobati penyakit saraf
5.   Antibiotik    25. Mengobati rheumatism
6.   Antiseptik    26. Mengobati sawan
7.   Memperbanyak susu    27. Mengobati penyakit kulit
8.   Mencegah osteoporosis (pengeroposan tulang)    28. Awet muda
9.   Mencegah serangan penyakit URTI    29. Menguatkan penglihatan
10. Mengobati selesma    30. Mengobati penyakit gout
11. Mengobati penyakit kering mulut    31. Menetralkan semua jenis racun
12. Mengobati ulser perut    32. Pencuci  mata yang baik
13. Mengobati ulser duodenum    33. Mempunyai kesan steril (digunakan dalam pembedahan)
14. Hepatitis    34. Menguatkan system peranakan perempuan
15. Mengobati Pharyngitis    35. Anti tumor (Cytotoxic)
16. Mengobati Oesophagitis    36.Membersihkan sistem pernapasan
17. Mengobati Tracheitis    37. Menguatkan tulang
18. Mengobati Diphteria    38. Menguatkan darah
19. Mengobati jangkitan parasit    39.Menghilangkanbatukberkepanjangan
20. Mengobati Influenza    40. Menguatkan tenaga batin dan kwalitas mani.
(sumber: nota kuliah DR. Hj. Jamnul Azhar bin Hj. Mulkan)

silahkan pesan madu berkualitas Madu Asli dari HPA
MADU SUNNAH
SPIRUMADU KIDS

Inilah Yang Membuat Madu Berkualitas

Madu Asli



Kelebihan Madu dibandingkan dengan Gula
      
Madu mempunyai rasa yang lezat, bau yang menyegarkan serta memiliki nilai pengobatan yang tinggi. Madu dapat memperpanjang umur (membuat awet muda), berbeda dengan penggunaan gula biasa atau makanan harian lainnya. Di antara kelebihan madu dibandingkan dengan gula biasa adalah sebagai berikut:
    Tidak menyebabkan iritasi (peradangan) pada saluran pencernaan.
    Mudah dan cepat diasimilasi.
    Cepat memenuhi permintaan tenaga dalam waktu singkat.
    Mudah ditangani oleh ginjal.
    Mempunyai efek laksatif (pencahar) ringan dan sifatnya alamiah.
    Memiliki efek sedativ (mengurangi ketegangan dan kecemasan).
        Perbedaan rasa yang terdapat pada madu disebabkan karena adanya perbedaan iklim, tempat dan musim di mana madu tersebut dihasilkan. Cuaca, udara, bunga dan tanah juga memainkan peranan pada jenis warna dan rasa madu karena berbedanya jenis madu yang dihisap dari bunga yang berbeda.
        Warna madu, jernih menyerupai kejernihan warna air hingga menjadi pekat kekuningan. Prof. H.A Schuette, menyatakan bahwa madu yang berwarna gelap disebabkan karena kandungan tembaga dan besi yang lebih banyak dibandingkan dengan madu yang berwarna lebih cerah.
       
Madu yang baik (madu asli) memiliki kadar air yang kurang dari 20 %. Madu yang berasal dari bunga tanaman kurma, pohon Tin dan pohon Zaitun memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan dengan pohon-pohon lainnya.
        Pohon Tin dan Zaitun adalah pohon yang banyak barokahnya. Bahkan buahnya-pun dapat langsung dijadikan obat. Rasulullah saw bersabda : “Makanlah buah Tin, karena sesungguhnya ia mencegah bawasir dan memberi faedah kepada kesakitan pada sendi – sendi.” (H.R Abu Darda’)
        Rasulullah saw juga bersabda : “Makanlah buah zaitun dan gunakanlah minyaknya, karena ia adalah buah yang manyak barakahnya.” (H.R Tirmidzi dan Ibnu Majh dari Abu Hurairah r.a)
        Diceritakan bahwa ‘Auf bin Malik al asyja’ie sewaktu sakit ditawarkan kepadanya apakah ia perlu dirawat. Maka ia menjawab : “Berikan saya air kaena Allah berfirman : “Dan Kami telah menurunkan dari langit air (hujan) yang banyak berkahnya.” (Q.S Qaaf (50) :9)
        Dan berilah saya madu, Karena Allah swt berfirman :
“…di dalamnya terdapat penawar (obat) yang menyembuhkan bagi manusia.” (Q.S An-Nahl (16): 69.
        Dan berilah saya minyak zaitun, karena Allah swt berfirman : “….dari pohon yang banyak barakahnya, (yaitu) pohon zaitun.” (Q.S Nur (24) : 35)


Untuk mendatkan madu HPA berkualitas standar internasional silahkan klik
Madu Asli


Madu Asli Lebih Berkhasiat

Madu Asli


            Madu merupakan salah satu obat di antara beberapa obat yang dianjurkan Rasulullah saw. Sebagaimana  sabda beliau:
“Berobatlah kalian dengan dua hal, yaitu  ;
Madu dan Al Qur’an” (HR. Ibnu Majah dan Al Hakim)
    Dalam hadist yang lain Rasulullah saw bersabda:
“Pengobatan itu ada tiga macam: minum
Madu, berbekam dan kay dengan besi panas, tetapi aku melarang umatku berobat dengan kay.” (HR. Bukhari).
Rasulullah saw juga bersabda :
“Kalaulah dalam sesuatu diantara obat-obat kalian ada kesembuhan, maka hal itu ada pada minum
Madu atau sayatan alat hijamah (bekam) atau sundutan dengan api, api aku tidak menyukai sundutan.” (H.R Bukhari)
        Begitu pula Allah swt dalam Al Qur’anul Karim surat ke-16 An-Nahl ayat 69 berfirman:

“…Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.” (QS. An-Nahl: 69)
                Manusia telah menggunakan madu sebagai obat sejak zaman dahulu. Sebagian besar masyarakat meyakini bahwa orang yang biasa memelihara lebah memiliki usia relatif lebih panjang dan lebih sehat dibandingkan orang lain yang tidak memelihara lebah. Bahkan para sejarawan mengatakan bahwa Pitagoras hidup lebih dari sembilan puluh tahun, karena makanannya terdiri dari roti dan madu.11
                Pada masa sekarang telah banyak dilakukan penelitian di berbagai belahan dunia yang menyatakan bahwa madu merupakan obat yang ajaib, dapat menyembuhkan orang dari berbagai penyakit. Dr. Abdul Aziz Ismail, menyatakan bahwa
Madu adalah suatu senjata dokter yang dapat digunakan untuk melawan penyakit. Madu merupakan makanan bergizi yang menimbulkan kekuatan dan membunuh racun yang datang dari luar dan dalam tubuh.
            Pada tahun 1954, Dr, Julia Carison melakukan percobaan dengan babi hutan yang mengalami sakit di pergelangan dan persendian tulang. Pada tahun 1956, di sebuah rumah sakit Inggris, Nur Folk, madu lebah digunakan untuk menutupi luka dan menghilangkan bekas-bekas luka tersebut.
Madu dapat berfungsi untuk merangsang pembentukan jaringan baru.
                Dr. W.G. Sackett, seorang ahli bakteri dari Akademi Pertanian Colorado, AS menemukan bahwa madu dapat menghambat serta membunuh bakteri penyakit. Kuman penyebab tifoid mati dalam 48 jam. Basil serupa yaitu typhosus A dan B mati dalam 24 jam. Sejenis mikro organisme di dalam tinja dan air, mati dalam 5 jam. Bakteri penyebab bronchopneumonia12 mati pada hari ke-4, bersamaan dengan matinya bakteri penyebab peritonitis13, pleuritis14 dan pembengkakan supuratif (bernanah). Percobaan ini diuji kembali oleh Dr. A.P. Sturtevant, ahli bakteri pada Biro Entomology, Washington, DC.
2.4.1    Kandungan Madu
a.    Mengandung banyak vitamin
    Serbuk sari kebanyakan bunga mengandung vitamin C yang cukup tinggi dibanding jenis sayuran dan buah-buahan. Madu mengandung serbuk sari, oleh karena itu ia mengandung vitamin C yang tinggi. Madu merupakan media yang baik bagi banyak vitamin. Hal ini tidak sama dengan buah dan sayuran. Contohnya bayam, yang akan kehilangan 50 % kadar vitamin C dalam waktu 24 jam setelah dipetik.
        Menurut Dr. Hj. Jamnul Azhar seorang pengajar lulusan Universitas Al-Azhar Mesir, madu mengandung vitamin B1 yang bisa mencegah penyakit beri-beri; vitamin B2 yang bisa mencegah penyakit Scuri; vitamin B3 yang bertindak sebagai antiseptik dan mencegah penyakit ketuaan yang datang sebelum masanya; vitamin B6 yang sangat penting bagi pencernaan makanan dan mencegah anemia serta vitamin A yang berfungsi mencegah penyakit rabun malam.
b.    Memiliki enzim pencernaan
                Invertase dan amylase merupakan enzim yang terdapat di dalam madu. Kedua enzim tersebut berfungsi membantu proses pencernaan. Hal ini berbeda dengan gula tebu dan pemanis lain yang memerlukan inverse dalam saluran pencernaan melalui sejenis enzim agar bisa diubah menjadi gula sederhana. Madu dapat dengan mudah dicerna karena dua enzim yang terdapat di dalamnya, serta telah dicerna oleh kelenjar liurnya, mengubah gula dalam sari bunga menjadi gula sederhana; levulosa dan dextrosa.
c.    Mengandung mineral
            Zat besi, tembaga, potassium, silicon, klor, kalsium, sodium, fosfor, magnesium, dan alumunium merupakan mineral yang ada dalam madu lebah. Seluruhnya diambil dari tanah dimana bunga tersebut tumbuh. Oleh karena itu kadar mineral dari setiap madu berlainan tergantung dari tanah asal tumbuhan tersebut.







Jangan buat ragu dengan maud palsu...beli disini untuk mendapatkan Madu Asli